Pada hari minggu
aku dan teman-teman janjian untuk
jogging di Simpang Lima Gumul, sekitar
jam 07.00 aku dan teman-temanku ke sana bersepeda,menghirup udara segar
yang sangat sejuk,banyak embun di jalan,jalannya smpai tidak terlihat. Bersepeda
sangat mengasikkan meski capek, yahh namanya juga berolah raga biar sehat. Pada
awalnya sih enak tapi di tengah tengah jalan sepedanya Farida rantainya
loss,saat menuju ke rumahnya Ooji dab Futari. Tapi tidah papa hehehe... menuju
kerumah ooji dan futari melewati sawah-sawah,di situlah udara yang sejuk dan
banyak embunnya.
Setelah akun dan
farida sampai di rumah ooji dan futari ternyata mereka masih enak-enakkan
tidur. Aku dan farida harus menunggu mereka untuk mandi. Setelah setengah jam
aku dan farida menunggu mereka, kita pun berangkat ke Simpang Lima Gumul,
bersepeda. Belun aja sampek di Simpang Lima Gumul, sepeda farida udah loss
lagi. Adeh menyebalkan, di situ juga kita sambil bercanda saat benahi sepeda
farida. Lucu , menyebalkan tapi seruuu... setelah itu kita sampai di Simpang
Lima Gumul, tak lupa kita foto-foto bersama tpi setelah sampai kita istirahat
dulu karena capeh dari bangsal ke ngronggo dari ngronggo ke santren dari santen
baru deh ke Simpang Lima Gumul. Di sana udah ada dindadan anggi, akupun
foto-foto bersama mereka kecuali anggi karena anggi tidak mau di ajak foto.
Oh iya sedikit
sejarah Simpang Lima Gumul nih,..Simpang Lima Gumul atau biasa disingkat SLG
adalah salah satu bangunan yang menjadi ikon Kabupaten Kediri yang bentuknya menyerupai Arc de Triomphe yang berada di Paris, Perancis.SLG mulai
dibangun pada tahun 2003 dan diresmikan pada tahun 2008, yang digagas oleh Bupati Kediri saat itu, Bangunan ini terletak di Desa Tugurejo, Kecamatan
Ngasem, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, tepatnya di pusat pertemuan lima jalan yang menuju ke Gampengrejo, Pagu, Pare, Pesantren dan Plosoklaten, Kediri.Jika
Arc de Triomphe dibangun untuk menghormati para pejuang yang bertempur dan mati
bagi Perancis dalam Revolusi Perancis dan Perang Napoleon, namun belum
ada kejelasan mengapa dan untuk menghormati siapa Monumen Simpang Lima Gumul
Kediri ini dibangun. Dalam beberapa sumber menyebutkan, bahwa didirikannya
monumen ini dikarenakan terinspirasi dari Jongko Jojoboyo, raja dari Kerajaan Kediri abad ke-12 yang ingin menyatukan lima wilayah di
Kabupaten Kediri.
Selain sebagai
ikon sebuah kota, saat ini Simpang Lima Gumul juga menjadi sentra (pusat) ekonomi dan perdagangan baru
(Central Business District) di
Kabupaten Kediri, sehingga diharapkan dapat membuat perekonomian Kediri semakin bertambah maju. Monumen Simpang Lima Gumul berlokasi di kawasan yang strategis dan dilengkapi dengan beragam
sarana umum, seperti gedung pertemuan (convention
hall), gedung serbaguna (multipupose),
Bank daerah, terminal bus antar kota dan MPU (Mobil Penumpang Umum), pasar
temporer (buka pada waktu-waktu tertentu) Sabtu-Minggu dan sarana rekreasi
seperti wisata air Water Park Gumul .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar